This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 26 Oktober 2020

MATERI ISMUBA 26 OKT 2020 SMP MUH 6

 Pengertian Sholat Sunnah

“Sholat sunnah adalah sholat yang boleh dikerjakan dan boleh juga tidak dikerjakan”

Ya tentu saja jika mengerjakannya maka akan mendapat pahala dan kebaikan, walaupun pahala bukan tujuan utama kita dalam mengerjakan sholat tetapi tujuan utama adalah Lillah wa Rosulillah atau untuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT, jika sudah dekat, jangan kan surga, lebih dari surga pun akan diberi oleh Alloh SWT karena Alloh maha pengasih dan penyayang.

Macam Macam Sholat Sunnah

Berikut adalah sebagian dari macam-macam sholat sunnah

Sholat Taubat

Sholat Tahiyatul Masjid

Sholat Tasbih

Sholat Dhuha

Sholat Gerhana

Sholat Rawatib

Sholat Tahajud

Sholat Istikharah

Sholat Hajat

# Shalat Tahiyatul Masjid

Shalat Tahiyatul Masjid adalaha sholat sunnah yang dikerjakan dengan tujuan untuk memberikan penghormatan kepada mesjid sebagai rumah Alloh SWT. Sholat ini pun bisa dilakukan kapan pun mereka yang ada di mesjid. Sholat ini baik dikerjakan sebelum melaksanakan sholat berjamaah di masjid.

# Sholat Dhuha

Adalah sholat sunat yang dikerjakan sekitar jam 8 pagi, waktu dimana matahari terbit naik sekitar 7 hasta hingga terasa panas menjelang Dzuhur. Namun sebaiknya dikerjakan di 1/4 kedua hari atau sekitar jam 9 pagi. Boleh dikerjakan sendiri dan berjamaah juga boleh.

# Sholat Rawatib

Shalat Rawatib adalah sholat sunnah yang umum dilaksanakan sebelum dan juga sesudah sholat fardhu atau wajib. Berikut adalah rincian sholat sunnah rowatib

Shalat Subuh : 2 roka’at sebelum (qabliyah) dan tidak ada sholat sesudahnya (ba’diyah).

Shalat Dzuhur : 2 roka’at qobliyah, 2 atau 4 roka’at ba’diyah.

Shalat Ashar : 2 roka’at qobliyah, tidak ada ba’diyah.

Shalat Maghrib : tidak ada qobliyah, 2 roka’at ba’diyah.

Shalat ‘Isya: 2 roka’at qobliyah, 2 roka’at ba’diyah.

# Sholat Tahajud

Sholat Tahajud yaitu sholat sunnah yang dikerjakan di malam hari. Dikerjakan dalam 2 raka’at untuk satu kali salam. Dikerjakan jika sudah terbangun dari tidur dan sudah mengerjakan sholat ‘Isya.

Dilaksanakan di awal malam yaitu antara waktu ‘Isya hingga sekitar jam 10 malam (1/3 pertama malam), atau di tengah malam, antara jam 10 sampai jam 1 dini hari (1/3 kedua malam), dan paling utama jika dikerjakan di akhir malam, antara ja 1 dini hari hingga menjelang Shalat Subuh (1/3 akhir malam).

Minggu, 25 Oktober 2020

MATERI FIQIH IBADAH KELAS 7 "

 SHOLAT JAMAAH DAN MASBUK "

Apakah kalian ingin mengetahui lebih jauh mengenai Salat berjamaah? Bacalah

pembahasan berikut ini.

1. Syarat Sah Berjamaah

Salat berjamaah sah apabila memenuhi

syarat sebagai berikut:

a. Ada imam.

b. Makmum berniat untuk mengikuti imam.

dikerjakan dalam satu majelis.

makmum sesuai dengan £alat-nya

imam.

Kedudukan imam dalam £alat berjamaa

gat penting. Dia akan menjadi pemimpin seluruh

jamaah SHalat sehingga untuk menjadi imam ada

syarat tersendiri. Syarat yang dimaksud adalah :

a. Mengetahui syarat dan rukun , serta perkara yang membatalkan

b. Fasih dalam membaca ayat-ayat al-Qur'An,

c. Paling luas wawasan agamanya dibandingkan yang lain,

d. Berakal sehat,

e. Ballig,

f. Berdiri pada posisi paling depan,

g. Seorang laki-laki (perempuan juga boleh jadi imam kalau makmum-

ya perempuan semua), dan

h. Tidak sedang bermakmum kepada orang lain.

Sedangkan syarat-syarat menjadi makmum adalah seperti berikut.

a. Makmum berniat mengikuti imam,

b. Mengetahui gerakan shalat imam,

c. Berada dalam satu tempat dengan imam,

d. Posisinya di belakang imam, dan

e. Hendaklah shalat makmum sesuai dengan Shalatnya imam, misalnya imam

Shalat Asar makmum juga shalat Asar

2. Makmum Masbμq

Makmum adalah makmum yang tidak sempat membaca surat Al-FAtiHah bersama imam di rakaat pertama. Lawan katanya adalah makmum munfarid,( sendirian ) yakni makmum yang dapat mengikut seluruh rangkaian Shalat berjamaah bersama imam.( sholat Berjamaah )

Jika kalian dalam kondisi ketinggalan berjamaah seperti ini, perlu kecermatan dalam tata cara menghitung jumlah rakaat. 


RANGKUMAN : CATATLAH KE BUKU CATATANMU



Shalat berjamaah adalah shalat yang dikerjakan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama dan salah seorang menjadi imam sedang yang lain- nya menjadi makmum.
2.Hukum shalat berjamaah adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Sebagian ulama menyatakan hukum shalat berjamaah fardlu kifayah.
3.Untuk menjadi imam harus memenuhi syarat, antara lain mengetahui syarat dan rukun Shalat, serta perkara yang membatalkan Shalat, fasih membaca al-Qur'an, paling tinggi ilmunya dibandingkan yang lain, berakal sehat, dan ballig.
4.Masbµq, yaitu orang yang mengikuti imam tetapi tidak sempat membaca surat al-Fatihah bersama imam di rakaat pertama.
5.Keutamaan Shalat berjamaah adalah menjalin silaturahmi antarsesama, mengajarkan hidup disiplin, mencintai dan menghargai, menjaga persatuan dan kesatuan, menahan dari kemauan sendiri (egois), dan patuh kepada pemimpinnya.
6.Sikap kecintaan kepada £alat berjamaah dapat diwujudkan melalui perilaku sebagai berikut:
a.Ketika masuk waktu Shalat segera menuju masjid dan mengumandangkan atau mendengarkan adzan.
b.Ketika mendengar adzan segera menuju masjid.
c.Mengajak teman-temannya untuk Shalat berjamaah.
d.Suka menjalin tali silaturrahim antara sesama di masjid.


SELAMAT BELAJAR

TUGAS HARI SENIN 26 OKTOBER BDR KELAS VII SMP MUH 6 KLEGO

Latihan 1

Pilihlah salah satu jawaban yang benar pada huruf A, B, C, atau D!

1.Jumlah makmum dalam shalat berjamaah paling sedikit adalah...
    A.satu orang
    B.dua orang
    C.tiga orang
    D.empat orang
2.Pahala shalat berjamaah lebih banyak dibanding shalat sendirian, yaitu...
    A.17 derajat
    B.27 derajat
    C.37 derajat
    D.47 derajat
3.Perhatikan pernyataan berikut ini...
    1.Pak Umar berumur 55 tahun dan kurang fasih membaca al-Qur'an
    2.Ibu Aminah berumur 57 tahun dan fasih membaca al-Qur'an
    3.Farhan berumur 15 tahun dan fasih membaca al-Qur'an
    4.Pak Rosyid berumur 35 tahun dan fasih membaca al-Qur'an
Orang yang tepat dipilih menjadi imam shalat adalah...
    A.Umar
    B.Aminah
    C.Farhan
    D.Rosyid
4.Perhatikan hal-hal berikut ini...
    1.Hujan lebat
    2 .Sakit
    3.Tertinggal satu rakaat
    4.Tidak mendapat saf depan
Hal-hal yang menjadi alasan diperbolehkan seorang muslim melakukan
shalat secara munfarid adalah...
    A.1  dan 2
    B.1  dan 4
    C.2  dan 3
    D.3  dan 4
5.Apabila suami istri ingin melaksanakan £alat berjamaah, maka...
    A.istri makmum kepada suami dan posisinya di depan suami
    B.suami bermakmum dengan istri dan sejajar di samping kanan suami
    C.istri bermakmum kepada suami dan sejajar di samping kiri suami
    D.istri bermakmum kepada suami dan posisinya di belakang suami
6.Apabila makmum terdiri atas laki-laki, perempuan, anak laki-laki, dan anak perempuan, maka posisi £af untuk anak-anak perempuan adalah...
    A.paling belakang
    B.di belakang imam
    C.di belakang makmum laki-laki dewasa
    D.di depan shaf perempuan dewasa
7.Perhatikan hal-hal berikut ini:..
1.Fasih bacaan al-Qur'an
2.Berakal sehat
3.Ballig
4.Sudah mempunyai anak
Hal-hal yang merupakan syarat menjadi seorang imam adalah...
    A.1,  2,  dan 3
    B.1,  2,  dan 4
    C.1,  3,  dan 4
    D.2,  3,  dan 4
8.Jika seorang imam langsung berdiri setelah sujud kedua pada rakaat kedua, maka makmum hendaknya...
    A.langsung duduk untuk tasyahhud awwal
    B.mengingatkan dengan batuk-batuk kecil
    C.mengingatkan dengan mengucapkan “subhanalloh”
    D.ikut berdiri sesuai gerakan imam

9.Hukum melakukan shalat berjamaah adalah...
    A.sunnah muakkadah
    B.fardlu ‘ain
    C.fardlu kifayah
    D.ibadah maiyah
10.Makmum masbµq adalah makmum yang...
    A.ketinggalan shalat-nya imam
    B.memisahkan diri dengan imam
    C.menyesuaikan diri dengan imam
    D.tidak mengikuti shalat-nya imam
 
JAWABAN DI TULIS DI BUKU TUGAS 

Jumat, 23 Oktober 2020

MATERI DAN TUGAS DARRING-BHS ARAB KELAS 7 SMP MUH 6 KLEGO SMTR 1


المرافق والأدوات المدرسية

(Fasilitas dan Alat-Alat Sekolah)

المفردات

Kosa Kata

1.     Peralatan Sekolah

Tas   حَقِيْبَة

Buku       كِتَاب

Penggaris مِسْطَرَة

Pena        قَلَم

Penghapus (papan tulis)     مِمْسَحَة

Pensil       مِرْسَم

Penghapus pensil     مِمْحَاة

Kamus     قَامُوْس

Kotak Pensil    مِقْلَمَة

Buku Presensi كَشْفُ اْلغِيَاب

Gambar   صُوْرَة

Dinding   حَائِط

Peta خَرِيْطَة

Kursi        كُرْسِيّ

Buku Tulis كُرَّاسَة

Kertas      قِرْطَاس

Jam  سَاعَة

Meja        مَكْتَب

Papan Tulis     سَبُّوْرَة

Lampu     مِصْبَاح

2.     Tempat

Toilet      مِرْحَاض

Kelas        فَصْل

Lapangan مَلْعَب

Perpustakaan   مَكْتَبَة

Kamar mandi  حَمَّام

Musholla مُصَلَّى

3. Terkait Kata Keterangan Tempat beserta contoh dalam kalimat

Di dalam  -فِي     

اْلقَلَم فِي اْلحَقِيْبَة    

Di atas (menempel) عَلَى    

الكِتَاب عَلَى الْمَكْتَب    

Di atas (tidak menempel) فَوْقَ    

الْمِصْبَاح فَوْقَ الْمَكْتَب     

Di bawah تَحْتَ   

الْمِقْلَمَة تَحْتَ الْكُرَّاسَة    

Di depan أَمَامَ    

الْمُصَلَّى أَمَامَ الْمَلْعَب    

Di belakang     وَرَاءَ    

الْمَسْجِد وَرَاءَ الْفَصْل     

Di antara بَيْنَ     

الْمِقْلَمَة بَيْنَ الْمِسْطَرَة وَالْقَامُوْس       

Di samping      جَانِبَ  

الْمِمْسَحَة جَانِبَ الْمِرْسَم 

TUGAS KALIAN ADALAH: TERJEMAHKAN KE DALAM BHS ARAB SOAL DIBAWAH INI

1. MASJID DI SAMPING SEKOLAH

2. BUKU DI ATAS MEJA

3. PAPAN TULIS DI BELAKANG GURU

4. MURID-MURID DI DALAM KELAS

5. SAPU DI BAWAH MEJA

KERJAKAN DI BUKU TUGAS HARIAN KAMU. 

JUMAT, 23 OKTOBER 2020


Rabu, 21 Oktober 2020

Macam-Macam Sujud, Sujud Syukur, Sujud Sahwi, Sujud Tilawah dan Hikmahnya

Macam-Macam Sujud, Sujud Syukur, Sujud Sahwi, Sujud Tilawah (Materi PAI Kelas 8 Semester 1)

Kali ini akan dibahas mengenai macam-macam sujud seperti, sujud syukur, sujud sahwi dan sujud tilawah

SUJUD SYUKUR

Sujud syukur adalah sujud yang dilakukan ketika seseorang memperoleh kenikmatan besar dari Allah atau dapat terhindar dari suatu bahaya yang akan menimpa dirinya. Sujud syukur dilaksanakan diluar salat 1 kali sujud.

Adapun cara sujud syukur adalah:

1.  Berniat dengan menghadap kiblat

2.  Takbir seperti takbiratul ihram dalam shalat

3.  Sujud satu kali dengan membaca “Subhanallah walhamdu lillahi walailahaillallaahu wallaahu akbar”

4.  Bangkit dari sujud terus salam.


SUJUD SAHWI

Sujud sahwi adalah sujud 2 kali yang dilakukan sebelum salam dalam salat karena lupa atau ragu-ragu dalam melaksanakan. Hukumnya sunnah muakkad.

Tata cara melaksanakan sujud sahwi adalah:

 “Setelah membaca doa tasyhahud akhir kemudian sujud dengan membaca doa sujud sahwi, kemudia duduk diantara 2 sujud, terus sujud lagi dengan membaca doa sujud sahwi meudian salam.

Adapun doa sujud sahwi adalah:


Artinya : “Maha Suci Dzat yang tiada tidur dan tidak pernah lupa”.

Sebab-sebab sujud sahwi antara lain:

b. Lupa duduk tasyahud awal atau tidak membaca tasyahud awal

c. Ragu-ragu tentang jumlah rakaat.

d. Kelebihan atau kekurangan rakaat, rukuk atau sujud karena lupa

e.Lupa/ketinggalan membaca do’a qunut dalam shalat Subuh, bagi golongan yang berpendapat bahwa qunut adalah sunnah.

SUJUD TILAWAH

Sujud Tilawah adalah sujud satu kali yang dikerjakan ketika membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah dalam Al Qur’an. Sujud ini dikerjakan diluar salat atau di dalam shalat. Jumlah ayat sajdah dalam Al Qur’an adalah 15 ayat.

Adapun tata caranya adalah:

a.Dalam shalat

      “Ketika sampai pada ayat-ayat sajdah, maka langsung sujud 1 kali dengan membaca doa sujud tilawah. Kemudian kembali keposisi semula dan meneruskan bacaan shalatnya.“

b. Di luar shalat

“Ketika mendengar atau membaca ayat sajdah, kemudian niat dalam hati, hbertakbir, kemudian sujud, setelah itu bangkit dari sujud dengan membaca takbir kemudian melanjutkan kembali bacaannya jika masih ada.

Adapun lafadz sujud tilawah adalah :



HIKMAH SUJUD SYUKUR, SAHWI DAN TILAWAH

1. Dengan sujud syukur kita senantiasa mendapatkan tambahan rezki dari Allah dan dijauhkan dari adzab atau siksa Allah swt

2.Dengan sujud Sahwi, kita senantiasa menyadari bahwa manusia tempat lalai/lupa dan sebaik-baik orang yang lalai adalah yang mau menyadari kesalahannya dan mau memperbaikinya karena hanyalah Allah yang tidak pernah lupa.

3. Dengan sujud tilawah, diharapkan kita senantaisa tunduk dan tawaddu’ (rendah hati) terhadap Allah maupun sesama manusia, dan kita dijauhkan dari sifat sombong seperti sombongnya Qorun dan Raja Fir’aun. 

ok adik adik setelah kalian memahami ringkasa materi di atas, tugas kalian adalah." MENGERJAKAN UJI KOMPETENSI 1 A DAN B di buku tugas kalian LK HAL 83 -84 " baik selamat mengerjakan??? tetap jaga Protokol kesehatan . salam BDR smakin asyiiiikkk???

Senin, 19 Oktober 2020

MATERI PAI KELAS 9 SMT GANJIL KURIKULUM 2013

 


Materi pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk jenjang SMP/MTs kelas 9 Kurikulum 2013  Semester Ganjil  ini dapat di baca/dipelajari juga bisa di download dalam bentuk PDF, dengan cara Klik pada masing-masing links di bawah ini :


BAB 1 Meyakini Hari Akhir, Mengakhiri Kebiasaan Buruk
BAB 2 Jujur dan Menepati Janji
BAB 3 Menuai Keberkahan dengan Rasa Hormat dan Taat kepada Orangtua dan Guru
BAB 4 Zakat Fitrah dan Zakat Mal 
BAB 5 Dahsyatnya Persatuan dalam Ibadah Haji dan Umrah
BAB 6 Kehadiran Islam Mendamaikan Bumi Nusantara

KLIK nya di sini adik adik.....tapi jangan lupa berdoa dulu yeahh...agar saat downoad lancar.

KUMPULAN MATERI KELAS 8 PAI PDF

 Assalamu'alaikum...

wahai adik adik SMP kelas 8 , kali ini pak guru kumpulkan materi PAI/Ismuba kelas 8 smt 1 .

Pastikan HP kamu bisa buka PDF ya...nah tugas kalian baca dan rangkum aiiiittt jgn lupa Evaluasinya di kerjakan di buku tugas kalian.

berikut Materinya 

  • Bab 1 Meyakini Kitab-kitab Allah, Mencintai AlQuran 
  • Bab 2 menghindari Minuman Keras, Judi dan Pertengkaran 
  • Bab 3 Mengutamakan Kejujuran dan Menegakkan Keadilan 
  • Bab 4 lebih Dekat kepada Allah dengan Mengamalkan Salat Sunnah
  • Bab 5 Jiwa Lebih Tenang dengan Banyak Melakukan Sujud 
  • Bab 6 Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan Pada Masa Umayah 
bagiamana caranya oke.......kunjungi link berikut.... KLIK DIBAWAH INI>>

RANGKUMAN PAI 7 SMT 1 SLIDE

Assalamu'alaikum.....

Adik adik SMP kelas 7....khususnya SMP Muh 6 Klego.

Disini pak guru buatkan rangkuman materi kelas 7 PAI/Ismuba semester 1 Bab 1-Bab 8 kalian bisa baca  di slide berikut , dan silahkan di ringkas lagi di buku catatan kalian semua. 

untuk melihat silahkan klik Link berikut ini.

LEST GO  >> KLIK DISINI

MATERI BAB 3 PAI /ISMUBA KELAS 7 SMP MUH 6 KLEGO SEMESTER 1






BAB III Semua Bersih, Hidup Jadi Nyaman


Renungkanlah
“Kebersihan itu sebagian dari iman.” (H.R. Muslim). Hadits tersebut menegaskan betapa pentingnya kebersihan bagi orang yang beriman. Orang akan disebut beriman kalau ia peduli dengan kebersihan. Kebersihan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Tidak akan terwujud kenyamanan tanpa adanya kebersihan. Kebersihan di sini meliputi diri sendiri, pakaian, lingkungan dan yang lainnya. Islam menaruh perhatian sangat tinggi pada masalah kebersihan atau kesucian, baik kebersihan dari najis maupun kebersihan dari hadas.
Pada bagian ini kalian akan mempelajari tentang ketentuan-ketentuan dari kebersihan itu. Sebelum belajar tentang thaharah, coba amati perilaku hidup bersih yang kalian alami sehari-hari. Kemudian presentasikan hasil pengamatan kalian di depan kelasmu!
 Ingin tahu tentang thaharah ?
Tahukah kalian apa itu thaharah ? Apakah kalian sudah terbiasa melakukan thaharah ? Thaharah  artinya bersuci dari najis dan hadas. Najis adalah kotoran yang menjadi sebab terhalangnya seseorang untuk beribadah kepada Allah SWT. sedangkan hadats adalah keadaan tidak suci pada diri seorang muslim yang menyebabkan ia tidak boleh shalat , tawaf, danlain sebagainya. Apa saja yang harus dibersihkan?. Semua harus dibersihkan, termasuk badan,  pakaian, tempat dan lingkungan yang menjadi tempat segala aktivitas kita. Lebih-lebih tempat yang kita gunakan untuk melaksanakan ibadah shalat . Lokasi ibadah ini harus suci dari najis dan bersih dari segala kotoran pasti akan menjadi lebih sempurna dan bermakna.
Thaharah meliputi 2 hal  yaitu: thaharah dari najis dan thaharah dari hadats. Thaharah dari najis maksudnya adalah membersihkan sesuatu dari najis. Ada tiga macam najis, yaitu najis mukhaffafah, najis Mutawasithah, dan najis mughaladhah.
Najis mukhaffafah adalah najis yang ringan, seperti air seni bayi laki-laki yang belum berumur dua tahun dan belum makan apapun kecuali air susu ibu. Cara menyucikannya sangat mudah, cukup dengan memercikkan atau mengusapkan air yang suci pada permukaan yang terkena najis.
Najis mutawasithah adalah najis pertengahan. Contoh najis jenis ini adalah darah, nanah, air seni, tinja, bangkai binatang, dan sebagainya. Najis jenis ini ada dua macam, yaitu najis hukmiyyah dan najis ‘ainiyyah. Najis hukmiyyah diyakini adanya tetapi tidak nyata wujudnya (zat nya), bau dan rasanya. Cara menyucikannya adalah cukup dengan mengalirkan air pada benda yang terkena najis. Sedangkan najis ‘ainiyyah adalah najis yang tampak wujudnya (zat nya) dan bisa diketahui melalui bau maupun rasanya. Cara menyucikannya adalah dengan menghilangkan zat, rasa, warna, dan baunya dengan menggunakan air yang suci. 
Najis mugaladhah adalah najis yang berat. Najis ini bersumber dari anjing dan babi. Cara menyucikannya melalui beberapa tahap, yaitu dengan membasuh sebanyak tujuh kali. Satu kali diantaranya menggunakan air yang dicampur dengan tanah.  Nah, kalian sudah mengetahui cara bersuci dari najis. Selanjutnya, bagaimana cara bersuci dari hadats ? Hadats ada dua macam, yaitu hadats kecil dan hadats besar. Kita terkena hadats kecil apabila mengalami/melakukan salah satu dari 4 hal, yaitu:
Keluar sesuatu dari qubul (kemaluan) dan dubur, hilang akal (contoh tidur), bersentuhan kulit antara laki-laki dan perempuan yang bukan mukhrim, dan menyentuh qubul (kemaluan) dan dubur dengan telapak tangan.
Cara menyucikan hadats kecil dengan berwudhu. Apabila tidak ada air atau karena sesuatu hal, maka bisa dengan tayammum. Bagaimana dengan hadats besar? Kita terkena hadats besar apabila mengalami / melakukan salah satu dari enam perkara, yaitu: Berhubungan suami istri (setubuh), keluar mani, haid (menstruasi), melahirkan, nifas, dan meninggal dunia.
Cara menyucikannya adalah dengan mandi wajib, yaitu membasahi seluruh tubuh dari ujung rambut sampai ujung kaki. Apabila tidak ada air atau karena sesuatu hal, maka bisa dengan tayammum. Masalah hadats besar bagi perempuan menjadi sangat penting dan menarik untuk dipelajari. Perempuan mengalami peristiwa khusus yang tidak dialami oleh seorang laki-laki. Seorang perempuan mengalami peristiwa haid, nifas, dan terkadang istiihadhah. Semakin penasaran, bukan? Jawabannya dapat kalian temukan pada penjelasan berikut ini. Darah yang keluar dari rahim perempuan ada beberapa macam. Ada yang dinamakan haid, nifas, dan istiihadhah.
Pertama darah haid, yaitu darah yang keluar pada perempuan saat kondisi sehat. Adapun ciri-ciri secara umum adalah kental, hangat, baunya kurang sedap, hitam, merah tua, kemudian berangsur-angsur menjadi semakin bening. Kalau kamu sudah mengalami haid, maka bersyukurlah. Itu artinya organ-organ kewanitaanmu sudah berfungsi secara normal. Kapan perempuan mengalami haid ? Sebagian perempuan ada yang sudah mengalami haid saat mulai berumur 9 tahun. Namun, rata-rata mereka  mengalaminya pada usia belasan tahun. Berapa lama masanya haid ? Masa haid minimal adalah sehari semalam, biasanya 6 atau 7 hari, dan paling  lama adalah 15 hari. Kalau setelah 15 hari darah masih terus keluar, maka darah merupakan darah  istiihadhah (penyakit). Apabila kalian ada yang mengalami  kondisi ini, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Perlu diingat bahwa perempuan yang sedang haid tidak boleh melaksanakan shalat , puasa, membaca dan menyentuh / memegang al-Qur’an, thawaf, berdiam diri di masjid, berhubungan suami istri, dan cerai dari suami.
Kedua darah nifas, yaitu darah yang keluar sesudah melahirkan, setelah kosongnya rahim dari kehamilan, meskipun hanya segumpal darah. Sedikit atau banyaknya darah nifas juga bervariasi. Ada yang hanya satu tetes, keluar sehari, atau dua hari. Rata-rata perempuan mengeluarkan darah nifas selama 40-an hari, dan paling lama 60 hari. Adapun cara mandi wajib untuk perempuan yang nifas sama sebagaimana mandinya haid. Ketiga darah istiihadhah, yaitu darah yang keluar tidak pada hari-hari haid dannifas karena suatu penyakit. Darah istiihadhah ada empat macam yaitu:
1. Keluar kurang dari masa haid
2. Keluar lebih dari masa haid
3. Keluar sebelum usia haid  atau setelah masa menopause;
4. Keluar lebih lama dari maksimal masa nifas.
Seorang perempuan yang mengeluarkan darah stiihadhah tetap harus melaksanakan kewajiban shalat dan puasa. Apabila hendak shalat maka bersihkan darah itu, pakailah pembalut, kemudian ambillah air wudhu.
Bagaimana cara Thaharah
Tata cara thaharah  dari najis sudah dijelaskan di awal bab ini, sedangkan tata cara thaharah  dari hadats meliputi: mandi wajib, wudhu dan, tayammum. Adapun sarana yang dapat digunakan untuk thaharah, yakni: air, debu, dan batu.  Pada umumnya, orang bersuci menggunakan air. Adapun air yang bisa dipakai untuk bersuci adalah air yang suci sekaligus menyucikan. Air jenis ini merupakan yang bersumber dari alam, baik yang keluar dari bumi maupun yang turun dari langit, seperti air sumur, air sungai, air hujan, air laut, air danau, air embun, air salju, dan sebagainya.
Di bawah ini akan dijelaskan secara rinci tata cara thaharah dari hadats.
 Mandi Wajib
Mandi wajib adalah mandi untuk menghilangkan hadats besar. Sering disebut juga mandi janabat / junub. Adapun cara mandi wajib adalah sebagai berikut :
a. Niat mandi untuk menghilangkan hadats besar.
b. Menghilangkan najis apabila terdapat di badannya seperti bekas tetesan darah.
c. Membasahi seluruh tubuh mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Pada saat mandi wajib, kita juga disunahkan untuk mambaca basmalah, mencuci kedua tangan sebelum dimasukkan ke dalam bejana, ber-wudhu terlebih dahulu, mendahulukan yang kanan dari yang kiri, menggosok tubuh, dan sebagainya.
Wudhu
Wudhu  adalah cara bersuci untuk menghilangkan hadats kecil .   
Adapun tatacara wudhu  adalah sebagai berikut.
a.    Niat dalam hati.
b.   Disunahkan mencuci kedua telapak tangan, berkumur-kumur dan membersihkan lubang hidung.
c.    Membasuh muka.
d.    Membasuh kedua tangan sampai siku.
e.    Mengusap kepala.
f.      Disunahkan membasuh telinga.
g.    Membasuh kaki sampai mata kaki.
h.    Tertib (dilakukan secara berurutan).
i.      Berdoa setelah wudhu.
Tayammum
Apakah tayammum itu? Tayammum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib. Hal ini dilakukan sebagai rukhshah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (udzur). Untuk lebih mudah memahaminya bacalah ilustrasi berikut ini.
Suatu ketika, kita sedang memiliki hadats kecil atau besar. Sementara kita harus segera shalat. Namun, pada saat itu tidak tersedia air atau tidak bisa menggunakan air karena sesuatu hal. Nah, solusinya adalah tayammum dengan menggunakan debu yang suci. Tidak sulit, bukan?
Jadi, tayammum dilakukan dengan menggunakan sarana debu yang suci. Debu digunakan sebagai pengganti air. Apabila kita berada di dalam pesawat atau kendaraan, debu yang digunakan untuk tayammum cukup mengusap debu yang ada di dinding pesawat atau kendaraan. Cara ini boleh dilakukan jika :
-       Tidak ada air dan telah berusaha mencarinya.
-       Berhalangan menggunakan air, misalnya karena sakit.
-       Telah masuk waktu shalat .
Ber-tayammum itu mudah, caranya adalah sebagai berikut.
a.    Niat (untuk dibolehkan mengerjakan shalat
b.    Mengusap muka dengan tanah (debu yang suci)
c.    Mengusap tangan kanan hingga siku-siku dengan debu
d.    Mengusap tangan kiri hingga siku-siku dengan debu

Hikmah Thaharah
Betapa pentingnya bersuci ( thaharah ) dalam kehidupan kita, baik dari najis maupun dari hadats. Bersuci memiliki keutamaan dan manfaat yang luar biasa. Keutamaan – keutamaan itu, antara lain :
1. Orang yang hidup bersih akan terhindar dari segala macam penyakit karena kebanyakan sumber penyakit berasal dari kuman dan kotoran.
2. Rasulullah saw. bersabda bahwa orang yang selalu menjaga wudhu  akan bersinar wajahnya kelak saat dibangkitkan dari kubur.
3. Dapat dijadikan sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
4. Rasulullah SAW menegaskan bahwa kebersihan itu sebagian dari iman dan ada ungkapan bijak pula yang mengatakan ”Kebersihan Pangkal Kesehatan”.
5. Kebersihan akan membuat kita menjalani hidup dengan lebih nyaman.

Kamis, 01 Oktober 2020

RANGKUMAN MATERI BAB 5 PAI KELAS 8

 

Daulah Bani Umayyah mengalami dua periode, yaitu periode dDamaskus dan di Cordoba, Andalusia.

Daulah Umayyah di Damaskus berdiri selama 90 tahun (661 M – 750 M). Pendirinya bernama Muawiyah bin Abi Sufyan bin Harb bin Umayyah. Daulah Umayyah menjadikan Damaskus sebagai pusat pemerintahannya. Saat ini Damaskus menjadi ibukota negara Suriah.

Kekuasaan Bani Umayyah di Damaskus berakhir pada tahun 750 M dan kekhalifahan pindah ke tangan Bani Abbasiyah.

Masa keemasan Bani Umayyah di Damaskus adalah pada saat pemerintahan Al-Walid dan Umar bin Abdul Aziz.

Pemerintahan Daulah Umayyah di Andalusia (Spanyol) berdiri selama 275 tahun (756 M 1031 M), Cordoba menjadi pusat pemerintahannya.

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan terjadi pada masa pemerintahan Amir yang ke-8 yakni Abdurrahman an-Nasir dan Amir yang ke-9 yakni Hakam al-Muntasir.

 Pada masa pemerintahan Bani Umayyah, ilmu pengetahuan mengalami kemajuan yang sangat berarti. Adapun perkembangan ilmu pengetahuan pada masa ini dapat dikelompokkan sebagai berikut :

a. Ilmu Kimia

b. Kedokteran

c. Sejarah.

d. Bahasa dan sastra

 Selain ilmu pengetahuan pada masa  Bani Umayah juga berhasil mengembangkan bidang lainnya, yaitu:

a.Arsitektur

b.Organisasi militer

c.Perdagangan